PENINGKATAN SYSTEM THINKING SISWA SMA PADA KONSEP SPERMATOPHYTA MELALUI KLADISTIK

Qiswatun Qiswah Mukhoyyaroh, Saariwulan Diana

Abstract


Menjawab tantangan Abad 21, bidang Pendidikan diharuskan mencetak generasi yang bukan hanya cerdas dalam Biology content tetapi juga  ahli dalam keterampilan yang dibutuhkan dalam Abad 21 (system thinking). Namun dalam penerapannya masih mengalami hambatan seperti metode klasifikasi tumbuhan yang diajarkan di sekolah tidak sesuai dengan perkembangan zaman serta system thinking siswa masih rendah sehingga menyebabkan siswa tidak mencapai berpikir tingkat tinggi. Oleh karena itu, pengintegrasian ini membutuhkan suatu metode klasifikasi mahluk hidup yang bukan hanya dapat meningkatkan pengetahuan pada konsep klasifikasi tumbuhan tetapi juga system thinking. Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan system thinking siswa SMA setelah diterapkan kladistik. Metode penelitian yang digunakan adalah weak experiment dengan One-Group Pretest-Posttest Design. Data peningkatan system thinking  siswa diperoleh melalui gain skor posttest dan pretest, yang kemudian dihitung gain ternormalisasinya. Selain itu, data tambahan berupa observasi kladistik untuk mengungkap keterlaksanaan kladistik serta LKS kladistik.  Sampel diambil dari siswa SMA di kota Bandung Provinsi Jawa Barat kelas X MIPA tahun pelajaran 2017–2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan system thinking siswa pada kelas kladistik yang dianalisis melalui N-Gain sebesar 0,6 dengan kategori sedang. Peningkatan terjadi pada semua  indikator system thinking yaitu menganalisis tujuan sistem, menganalisis komponen sistem,  menganalisis struktur hubungan kompoen dan timbal balik. Selain itu, persentase keterlaksaan kladistik sebesar 98 % atau hampir seluruh langkah kladistik terlaksana.

Kata Kunci : Kladistik, system thinking, Spermatophyta


Keywords


Kladistik, system thinking, Spermatophyta

Full Text:

PDF

References


Assaraf, O. B. Z. & Orion, N. (2005). Development of system thinking skills in the context of earth system education. Journal of research in science teaching, 42(5), hlm. 518-560.

Assaraf, O. B. Z. & Orion, N. (2010). System thinking skills at the elementary school level. Journal of Research in Science Teaching, 47(5), hlm. 540-563.

Baum D.A. & Offner S. (2008). Phylogenies & Tree-Thinking. Am Biol Teach, 70 (4), hlm. 222–229.

Campbell, N. A., & Reece, J.B. (2013). Biology. Tenth edition. United states: Pearson Education Inc.

Hake, R.R. (1998). Interactive engagement v.s traditional methods: six- thousand student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American Journal of Physics. Vol. 66 (1).

Hidayat, T. & Pancoro, A. (2006). Sistematika dan Filogenetika Molekuler. Disampaikan pada Kursus Singkat Aplikasi Perangkat Lunak PAUP dan MrBayes untuk Penelitian Filogenetika Molekuler SITH-ITB. Bandung: ITB. [onilne]. Tersedia pada http:// file.upi.edu/Direktori/FPMIPA/JUR.../Makalah_Filogenetik_Molekuler.pdf. Diakses pada 15 november 2017.

Hidayat, T. (2017). Menggairahkan pembelajaran taksonomi di kelas menggunakan metode fenetik. [online]. Tersedia : https://www.researchgate.net/publication/-313525815. Diakses pada 12 Oktober 2017.

Hidayatno, A. (2013). Berpikir sistem: pola berpikir untuk pemahaman masalah yang lebih baik. [online]. Tersedia: https://www.researchgate.net/publication/302412744. Diakses pada 29 oktober 2017.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2016). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 24 tahun 2016 Tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran Pada Kurikulum 2013 Pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Jakarta : Kemendikbud.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Sumber belajar penunjang PLPG 2017. Jakarta: Kemendikbud.

Li W., Pearl D. & Doss, H. (1999). Phylogenetic tree construction using Markov Chain Monte Carlo. Fred Hutchinson Cancer Research Center Washington. [Online]. Tersedia: http://www.stat.ohio state.edu/~doss/Research/mctrees.pdf. Diakses pada 20 Agustus 2018.

National Education Association. (2012). Preparing 21st century students for a global society: An educator’s guide to the “Four Cs”. Alexandria, VA: National Education Association.

Novick, L.R & Catley, K.M. (2013). Reasoning about Evpution’s Grand Patterns: Collage Students’ Understanding of the Tree of Life. American Educational Research Journal, 50 (1), hlm. 138-177.

Mukhoyyaroh, M. 2019. Penerapan Fenetik dan Kladistik terhadap System Thinking Siswa SMA pada Konsep Tumbuhan Berbiji. (Tesis). Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Rustaman, N. (2005). Arah Pembelajaran Keanekaragaman Tumbuhan dan Asesmennya di LPKT dan Sekolah. [online]. Tersedia pada Http://file.upi.edu/Direktori/.../-JUR.../ARAH_PEMBELAJARAN_.pdf .Diakses pada 25 Agustus 2017.

Sa’adah, S., Tapilouw, F.S., & Hidayat T. (2017). Understanding Students’ Difficulties in Reading and Constructing Phylogenetics Tree. IOP Conf. Series: Journal of Physics: Conf. Series 812 (2017) 012032 doi:10.1088/1742-6596/812/1/012032.

Senge, P. (1990). The Fifth Discipline, the Art and Practice of the Learning Organization. New York, NY: Doubleday/Currency.

Subagja, J. (2005). Pembelajaran Taksonomi Fauna di Perguruan Tinggi. Zoo Indonesia Vol. 15 (2). hlm. 101 – 105.

Trilling & Fadel (2009). 21st Century Learning Skills. San Francisco, CA: John Wiley & Sons.

Young, A. K., White, B. T., & Skurtu, T. (2013). Teaching undergraduate students to draw phylogenetic trees: performance measures and partial successes. Evolution: Education and Outreach, 6(1), hlm. 16.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 PERENNIAL : Jurnal Pendidikan Biologi dan Biologi